Fahry Wahid Merilis Single Kedua “Bukan Gombalan”

Fahry Wahid Merilis Single Kedua "Bukan Gombalan"

Setelah bertahun-tahun berkiprah di dunia entertainment, khususnya di bidang musik sebagai road manager dan manajer, Fahry Wahid yang telah mencintai musik sejak SMP, kembali dengan karya terbarunya. Setelah sukses merilis single pertama berjudul “Jangan Kembali” dengan genre pop, kini ia mempersembahkan single kedua berjudul “Bukan Gombalan.”

Lagu ini terinspirasi dari pengalaman pribadi dan observasi Fahry terhadap banyak pria yang haus akan pujian dan sering menggombal pasangan mereka.

Menurutnya, tidak bisa dipungkiri bahwa banyak cowok yang memang senang dipuji. Ia menantang para perempuan untuk mencoba membuktikannya; cowok cenderung menggombal karena mereka juga menginginkan perhatian dan pujian yang sama.

Fahry menjelaskan, perilaku menggombal sering kali mencerminkan keinginan seseorang untuk diperlakukan serupa.

“Makanya, tidak heran jika tiba-tiba melihat seorang cewek menarik, cowok langsung bereaksi dengan gombalan. Ini karena mereka menikmati kalimat pujian dan senang memberikannya kepada orang yang dianggap pantas,” ungkapnya.

Dengan semangat itu, Fahry menuangkan perasaan ini ke dalam lagu “Bukan Gombalan.”

Diproduseri oleh Poetra Zigaz, Fahry berharap lagu ini bisa mewakili perasaan banyak orang dan diterima dengan baik oleh pendengar musik Indonesia.

Semoga “Bukan Gombalan” dapat menjadi favorit baru di playlist kalian!

Profil Singkat Fahry Wahid

Fahry Wahid adalah seorang penyanyi dan penulis lagu asal Indonesia yang memulai kariernya di dunia musik sebagai road manager dan manajer. Cinta dan ketertarikan terhadap musik sudah mengalir dalam dirinya sejak masa remaja.

Debutnya dalam industri musik ditandai dengan rilisnya single pertama “Jangan Kembali,” yang menunjukkan bakat dan kreativitasnya. Dengan genre pop yang catchy dan lirik yang relatable, Fahry berkomitmen untuk menghadirkan musik yang menggugah emosi pendengar.

Melalui lagu-lagunya, ia berusaha menjembatani perasaan cinta dan pengalaman sehari-hari, serta berharap dapat diterima dengan baik oleh para pecinta musik di Indonesia. (ber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *