JKT48 resmi memasuki fase kepemimpinan baru seiring berjalannya proses regenerasi di dalam grup. Manajemen JKT48 menunjuk Freya Jayawardana sebagai Kapten JKT48 dalam gelaran The First Snow JKT48 14th Anniversary Concert and Gracia Graduation Ceremony yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu malam (21/12/2025).
Pengumuman tersebut disampaikan langsung di hadapan ribuan penggemar yang memadati venue dan menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan JKT48. Penunjukan Freya menandai kepercayaan manajemen kepada generasi muda untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di dalam grup.
Dalam pidato perdananya sebagai kapten, Freya menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya, sekaligus menyadari tanggung jawab besar yang kini ia emban.
“Terima kasih banyak atas apresiasinya, saya senang sekali. Terima kasih juga atas kepercayaannya. Mungkin bukan saya yang diharapkan banyak orang dan belum tentu bisa memenuhi semua ekspektasi, tetapi selama saya bisa dan saya mampu, saya akan selalu mengusahakan yang terbaik untuk semuanya, untuk JKT48 secara keseluruhan,” ujar Freya.
Freya juga mengakui bahwa dirinya masih perlu banyak belajar dalam menjalani peran baru tersebut. Ia berharap proses ini dapat dijalani bersama seluruh anggota dan pendukung JKT48.
“Masih banyak sekali yang perlu saya pelajari dan masih banyak hal yang belum saya kuasai. Namun semoga seiring berjalannya waktu, kita bisa berproses bersama dan mempelajari banyak hal agar bisa menjadi lebih baik ke depannya. Teman-teman, kakak staf, dan kalian semua, mohon bantuannya selalu untuk saya dan JKT48,” lanjutnya.

Penunjukan Freya sebagai kapten langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Akun X @jkt48reads menyoroti perubahan sikap Freya dalam pidatonya yang dinilai lebih formal dan penuh kesadaran akan tanggung jawab.
“Freya menyebut dirinya sendiri dengan kata ‘saya’ sepanjang pidatonya, membuatnya terdengar lebih serius dan formal. Rasanya dia memahami beratnya tanggung jawab tersebut. Saya harap dia mendapatkan semua kekuatan dan dukungan yang dibutuhkannya, dan semoga dia tidak memikul setiap beban sendirian ketika keadaan menjadi sulit,” tulis akun tersebut.
Dukungan serupa juga datang dari penggemar lain yang menilai Freya layak mengemban posisi kapten berdasarkan kapasitas dan pengaruhnya di dalam grup.
“Freya is well-suited to be captain. Her public speaking skills are already excellent at a number of important events, such as Mata Najwa. She has extensive connections to promote JKT48. Being captain is not a matter of age or seniority. She is very deserving,” tulis seorang penggemar.
Penggemar lainnya menilai Freya mampu menjadi panutan bagi anggota yang lebih muda sekaligus menjembatani JKT48 dengan berbagai pihak.
“Freya memang paling deserve untuk kapten saat ini, mengingat pengaruhnya pada JKT48 sejauh ini, menjadi panutan bagi junior, dan bisa menjembatani JKT48 dengan berbagai pihak. Mudah-mudahan JKT48 bisa bertumbuh lebih baik dari hari ini,” tulis komentar lainnya.
Meski demikian, penunjukan ini juga memunculkan respons kritis dari sebagian penggemar.
“Interaksi virtual sama fans aja dua tahun sekali tapi jadi captain, aneh juga, tapi terserah sih,” tulis salah satu komentar.
Secara usia, Freya mencatatkan sejarah sebagai Kapten JKT48 termuda kedua setelah Shania Junianatha. Freya mulai menjabat di usia 19 tahun. Ia bergabung dengan JKT48 sejak 2018 dan dikenal dengan karakter ceria serta imajinatif yang tercermin dalam jargon khasnya, “Gadis koleris yang suka berimajinasi, terangi harimu dengan senyum karamelku. Halo semua, aku Freya!”
Di luar aktivitas sebagai idol, Freya juga melebarkan kiprahnya ke dunia seni peran. Ia terlibat dalam film Kuasa Gelap(2024) dan 1 Kakak 7 Ponakan (2025), serta membintangi serial Dia Angkasa (2024). Dari sisi latar belakang keluarga, Freya diketahui merupakan keturunan Sultan Hamengkubuwono II dan Sultan Hamengkubuwono VIII dari garis ayah.
Sejak berdiri, JKT48 telah dipimpin oleh sejumlah figur kapten dengan karakter kepemimpinan yang berbeda. Berikut daftar Kapten JKT48 beserta usia saat mulai menjabat:
Shania Junianatha — 19 tahun 9 bulan 5 hari
Freya Jayawardana — 19 tahun 9 bulan 14 hari
Beby Chaesara Anadila — 21 tahun 1 bulan 9 hari
Melody Nurramdhani Laksani — 21 tahun 8 bulan 27 hari
Shani Indira Natio — 23 tahun 2 bulan 13 hari
Shania Gracia — 24 tahun 8 bulan 10 hari
Penunjukan Freya Jayawardana sebagai Kapten JKT48 menandai babak baru kepemimpinan generasi muda di tubuh JKT48, dengan harapan mampu membawa grup idol ini terus berkembang dan tetap relevan di tengah dinamika industri musik dan hiburan Tanah Air.