Rayakan Hari Jadi ke-3, PS Namoy Satukan Sepak Bola dan Musik untuk Charity Anak Kanker

PS Namoy Cup, Satukan Sepak Bola dan Musik Utuk Charity Anak Kanker

Komunitas sepak bola amatir, PS Namoy merayakan hari jadi ketiganya melalui turnamen PS Namoy Cup. Kegiatan yang memadukan turnamen mini soccer dan pertunjukan musik hardcore punk untuk menggalang donasi bagi anak-anak penyintas kanker. Mengusung semangat For The Children, seluruh keuntungan acara akan disalurkan kepada Sahabat Anak Kanker di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Project Manager PS Namoy Cup, Rama Charis, mengatakan kegiatan ini berawal dari rencana perayaan ulang tahun komunitas melalui turnamen mini soccer. Rencana tersebut kemudian berkembang dengan menghadirkan pertunjukan musik, aktivasi mural, lapak zine, dan pop-up market.

“Awalnya teman-teman ingin membuat perayaan mini soccer saja. Kemudian muncul ide untuk menggabungkannya dengan gigs musik hardcore punk. Sejak awal, kami memang ingin membuat acara charity, sehingga profit-nya nanti disalurkan kepada pihak yang membutuhkan,” ujar Rama, Minggu (1/11/2026).

Turnamen mini soccer diikuti 12 tim dari Malang dan Mojokerto dengan total sekitar 170 peserta. Acara ini juga menghadirkan pertandingan 3 vs 3 street soccer.

Turnamen mini soccer PS Namoy Cup (istimewa)

Di panggung musik, tujuh band tampil, yakni Pain Embrace, Severance Core, Keep It Real, Stomper Boots, Glich Pow, Still Broken, dan Dazzle. Kegiatan turut diramaikan aktivasi mural oleh McEvan, lapak zine dari Malang Fanzine, serta empat tenant.

Rama menjelaskan, Sahabat Anak Kanker dipilih setelah panitia mempertimbangkan sejumlah lembaga sosial dan berdiskusi dengan jejaring komunitas. Mereka kemudian mengenal Sahabat Anak Kanker yang mendampingi anak-anak di RSSA Malang.

“Harapannya, kegiatan ini bisa membangun awareness bahwa di Kota Malang ada adik-adik penyintas kanker yang mungkin belum banyak mendapat perhatian, baik dari pemerintah maupun negara. Kami ingin mengajak lebih banyak orang melihat bahwa mereka juga membutuhkan dukungan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kolaborasi sepak bola, musik hardcore punk, dan kegiatan amal menjadi cara PS Namoy memperluas solidaritas ant komunitas. Semangat kepedulian yang lekat dengan kultur hardcore punk juga menjadi salah satu nilai yang ingin dibawa dalam kegiatan tersebut.

“Menurut kami, kita bisa melakukan banyak hal kalau punya solidaritas. Sepak bola dan musik punya semangat yang sama untuk mempertemukan orang-orang. Kami ingin energi itu juga bisa dirasakan oleh adik-adik yang sedang berjuang melawan penyakitnya,” tambahnya.

Gigs musik hardcore punk di PS Namoy Cup. (Istimewa)

Sebagai informasi, PS Namoy berdiri pada 2023 di Kota Malang. Komunitas ini berawal dari pertemanan di ruang-ruang perkopian dan kesamaan minat terhadap sepak bola. Seiring perjalanan, PS Namoy membuka kolaborasi dengan band, komunitas, brand, dan berbagai elemen kreatif.

Melalui PS Namoy Cup, perayaan ulang tahun ketiga komunitas ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan hiburan, tetapi juga upaya mengubah solidaritas menjadi dukungan nyata bagi anak-anak yang membutuhkan. (min)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *