Musisi multi-talenta Dikta Wicaksono membuka tahun 2025 dengan merilis single terbarunya berjudul “Halal Selamanya”. Lagu ini bukan sekadar romantis, tapi juga membawa nuansa reflektif yang mengajak pendengar memikirkan ulang arti cinta dan hubungan yang serius.
Lagu ini merupakan hasil kolaborasi Dikta bersama para musisi dalam Dikta Wicaksono Project, yakni Zack The Jackman, Olivia Ilona Tunjang, Handy Salim, Ajie Pujien, dan Diedra Rasyid.
Proses kreatifnya pun cukup spontan. Semuanya berawal dari sesi latihan santai, sampai akhirnya menemukan aransemen yang pas dan langsung direkam. Bahkan, judul “Halal Selamanya” justru muncul belakangan, dari lirik terakhir yang dibuat.
“Tiba-tiba aja kepikiran. Itu malah lirik terakhir, tapi lucu juga kalau justru jadi judul,” kata Dikta soal prosesnya.
Secara tema, Halal Selamanya menggambarkan situasi seseorang yang sedang menjalin hubungan tapi menyimpan sedikit keraguan. Lagu ini tidak menggurui, tapi memberi ruang untuk berpikir: apakah kita sudah cukup yakin untuk melangkah lebih jauh? Atau justru harus berhenti sejenak sebelum memutuskan?
Menurut Dikta, lagu ini terinspirasi dari pengalaman pribadi dan cerita-cerita orang di sekitarnya.
“Gue juga pernah ngerasain ragu. Ternyata banyak banget yang relate sama situasi kayak gini,” ungkapnya.
Dengan sentuhan aransemen yang simpel tapi kuat, Halal Selamanya terasa seperti lagu teman ngobrol: jujur, ringan, tapi kena di hati. Lagu ini cocok untuk siapa pun yang sedang ada di fase mempertanyakan arah hubungan, baik yang masih ragu, maupun yang sudah mantap dan siap melangkah lebih serius.
Bagi Dikta, lagu ini sekaligus menjadi bentuk ekspresi personal dan jawaban untuk banyak kisah cinta di luar sana. “Siapa tahu lagu ini bisa jadi referensi buat yang lagi ngalamin hal serupa, atau sekadar jadi temen jalan yang bikin seneng-seneng,” katanya.
Halal Selamanya kini sudah tersedia di seluruh platform streaming digital. Lewat lagu ini, Dikta menandai langkah awal yang kuat di tahun 2025 dan bersiap untuk kembali menyapa para pendengarnya, baik lewat karya maupun panggung-panggung musik selanjutnya.