Setelah merilis debut single “321 (I’m Callin)” pada September lalu, Cécil Yang kembali menyapa penggemarnya dengan single kedua yang bertajuk “Is It Love?”.
Menghadirkan nuansa hip-hop yang segar, lagu ini menjadi karya menarik yang mengungkapkan perasaan pribadi Cécil mengenai hubungan antar teman dan pasangan.
Lirik yang Menggugah dari Pengalaman Pribadi
Lagu “Is It Love?” diciptakan oleh Cécil Yang sendiri, dengan bantuan Gamaliel Abram Pradipta untuk produksi musik. Cécil menceritakan bahwa lagu ini terinspirasi dari pengalaman pribadinya yang seringkali merasa bingung dengan sikap orang-orang terdekatnya.
“Kadang aku merasa seperti bertanya, apakah mereka benar-benar peduli pada aku atau hanya mencari aku saat mereka butuh? Lagu ini menggambarkan kegelisahanku terhadap sikap orang terdekat, baik pasangan maupun teman,” ungkap Cécil.
Menurut Cécil, tema utama dalam “Is It Love?” adalah hubungan yang tidak berjalan seimbang. Kata-kata seperti “hubungan”, “bingung”, dan “rasa percaya diri” menggambarkan perasaan Cécil.
Single ini mengajarkan untuk lebih percaya pada diri sendiri dan menjaga jarak dari orang yang hanya datang saat mereka membutuhkan sesuatu.
Cécil mengungkapkan bahwa proses penulisan lirik “Is It Love?” sangat cepat karena ia suka menulis pengalaman pribadinya, atau yang biasa ia sebut journaling.
Dalam waktu hanya satu hari, lirik lagu pun selesai. Proses produksi lainnya, seperti rekaman dan mixing, memakan waktu sekitar dua hingga tiga bulan.
Walau terbiasa menulis lagu dalam bahasa Inggris, Cécil mengakui bahwa menulis lirik dalam bahasa Indonesia memberikan tantangan tersendiri.
“Aku merasa kesulitan melafalkan lirik dalam bahasa Indonesia, tapi itulah tantangan yang harus aku hadapi agar pesan dalam lagu bisa tersampaikan dengan jelas,” jelasnya.
Meski lagu ini penuh dengan pertanyaan tentang sikap pasangan atau teman yang hanya mendekat saat membutuhkan, Cécil ingin menciptakan vibe yang fun dan seru.
“Lagu ini mengingatkan kita untuk tidak terjebak dalam hubungan yang tidak sehat. Daripada marah atau sedih, lebih baik kita nikmati dan jadikan itu pelajaran. Ingat, kita berharga dan tidak pantas diperlakukan seperti itu,” ujar Cécil.
Cécil juga mengungkapkan adanya sedikit perubahan dalam gaya musiknya. Jika di single sebelumnya, “321 (I’m Callin)”, ia lebih banyak bernyanyi, maka di “Is It Love?”, ia lebih fokus pada permainan nada dan pengungkapan perasaan lewat lirik yang lebih mengalir.
Kolaborasi Menarik dengan Asics dalam Video Musik
Salah satu hal menarik dari single terbaru Cécil adalah kolaborasinya dengan brand sepatu Asics. Asics tidak hanya mendukung Cécil dalam karier musiknya, tetapi juga turut serta dalam pembuatan video musik untuk lagu “Is It Love?”.
Dalam video ini, Asics memperkenalkan penari kontemporer yang sudah pernah bekerja sama dengan mereka, menghasilkan visual yang dinamis dan penuh energi.
“Semoga musikku bisa sampai ke seluruh dunia. Aku juga ingin bisa bertemu langsung dengan pendengarku di berbagai kota yang belum pernah aku kunjungi,” tutup Cécil. (min)