Efek Rumah Kaca Sukses Guncang Supermusic Intimate Sessions 2025 di Malang

Penampilan Efek Rumah Kaca (ERK) di Supermusic Intimate Sessions 2025 Malang.

Berrbahagia.com — Efek Rumah Kaca (ERK) sukses mengguncang ratusan penonton dalam acara Supermusic Intimate Sessions 2025 yang digelar di AADK Coffee & Eatery, Kota Malang, Minggu (27/4/2025) malam.

Penampilan ERK menjadi yang paling dinanti oleh para penggemar musik di Malang, dalam konser berkonsep ‘Intimate Sessions’ yang menghadirkan suasana lebih dekat antara musisi dan penonton.

Sejak sore, Supermusic Intimate Sessions 2025 di Malang telah dimeriahkan oleh musisi lokal seperti Loyal Blues Men, Eastcape, Amir Bantera, dan Yoga Mahendra. Namun sorak sorai terbesar pecah saat Efek Rumah Kaca naik ke atas panggung, disambut teriakan antusias dari para PENERKA (Penggemar Efek Rumah Kaca).

Band yang digawangi Cholil Mahmud, Akbar Bagus Sudibyo, dan kawan-kawan ini langsung membuka konser dengan lagu penuh emosi, “Putih”. Terlihat beberapa penonton terbawa larut ke dalam lagu ini, dengan ekspresi sedih dan emosional.

Usai lagu kedua yakni “Manifesto”, Vokalis Efek Rumah Kaca, Cholil Mahmud, menyapa para penonton. Ia mengaku selalu senang jika datang ke Kota Malang.

“Selamat malam, Superfriends. Terimakasih banyak yang sudah hadir di sini. Senang sekali bisa kembali menyapa kawan-kawan di Kota Malang, mau lagu apa lagi ini?,” ucap Cholil menyapa penonton.

Tanpa berlama-lama suara drum dari Akbar Bagus Sudibyo (drummer ERK) berbunyi lantang dan disambut oleh suara vokal Cholil membawakan lagu “Biru” atau yang biasa disebut “Pasar Bisa Diciptakan”.

Setelah membawakan lagu berikutnya, yakni “Melankolia” dan “Tetaplah Terlelap”, Cholil Mahmud dibuat salah fokus dengan penonton yang saling berteriak sahut-sahutan merequest lagu yang akan dibawakan.

“Merah, Jingga, Di Udara, Cinta Melulu, Ruang Hampa, Palung,” teriak penonton sahut-sahutan meminta ERK membawakan lagu yang disebutkan.

“Waduhh luar biasa..sebentar-sebentar tenang, yaudah kita bawakan Palung Mariana,” kata Cholil Mahmud.

Ketika masuk lagu berikutnya, Cholil melakukan pergantian gitar accoustic. Di sesi ini ERK membawakan tiga lagu yakni “Desember”, “Bersemi Sekebun”, dan “Sebelah Mata”. Para penonton pun terdengar ikut bernyanyi bersama sepanjang penampilan Efek Rumah Kaca.

Persembahan Khusus: Mengenang Munir dan Tragedi Kanjuruhan

Efek Rumah Kaca (ERK) saat membawakan lagu “Di Udara”

Sebelum memasuki lagu terakhir, Cholil Mahmud meminta satu penonton untuk merequest satu lagu yang ingin dibawakan dan alasannya.

“Sebelum lagu terakhir, gue minta satu penonton untuk request satu lagu yang ingin kita bawakan,” kata Cholil.

Terpilih satu penonton, dan ia ingin ERK membawakan lagu “Di Udara”, lagu yang mengisahkan keberanian Munir Said Thalib seorang aktivis dalam menyoroti masalah HAM.

“Saya request lagu ‘Di Udara’, karena ini juga ERK tampil di Kota Malang, yang mana Malang adalah kota kelahiran Munir Said Thalib,” kata penonton yang terpilih.

Cholil Mahmud menyambut dengan baik permintaan penonton, dan bercerita mengenai lagu “Di Udara” juga menyoroti beberapa Kasus Munir aktivis yang memperjuangkan HAM, Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 nyawa.

“Kami persembahkan lagu “Di Udara” ini untuk Kasus Pembunuhan Munir dan Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 nyawa #USUTTUNTAS,” ucapnya.

Tak hanya itu, Cholil juga meminta doa terbaik untuk mendiang Ricky Siahaan vokalis band Seringai yang juga teman baik Cholil.

“Kami juga meminta doa terbaik kalian untuk teman kami Ricky Siahaan yang telah berpulang duluan,” kata Cholil.

Setelah lagu “Di Udara” dibawakan, Cholil menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para penonton yang telah hadir di panggung Supermusic Intimate Sessions 2025 untuk menonton Efek Rumah Kaca. Ia juga berharap bisa kembali menyapa penonton di Kota Malang dalam waktu dekat. 

“Terima kasih Superfriends. Terima kasih kepada kawan-kawan yang hadir di sini. Semoga ERK bisa kembali ke Malang dalam waktu dekat ya,” ujar Cholil Mahmud.

Lalu, Efek Rumah Kaca pun menutup penampilannya dengan lagu “Cinta Melulu”.

Ketika Cinta Melulu menjadi lagu penutup, hampir seluruh penonton ikut berdiri maju ke area depan dan bernyanyi bersama, bahkan ada yang melakukan crowdsurf.

Melihat antusias dan energi penonton yang luar biasa, Cholil melempar topi yang dipakainya ke penonton dan ERK menambah satu lagu penutup “Kau dan Aku Menuju Ruang Hampa”.

Alunan musik ERK membawa ratusan penggemarnya ikut bernyanyi dan bersenang-senang, sebab mereka membawakan setlist lagu hitsnya dalam kurun waktu sekitar satu jam di atas panggung.

Sebagai informasi, Supermusic Intimate Sessions 2025 merupakan acara musik tahunan yang digagas oleh Supermusic, dengan menghadirkan 25 musisi nasional dan lokal di 25 kota di seluruh Indonesia mulai April hingga Juni 2025. (ber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *