Lewat Lagu “Kaleidoskop”, FRAN Ajak Kita Melihat Dunia Lewat Lensa Positif

Di tengah linimasa media sosial yang penuh keluhan, kabar buruk, dan kecemasan kolektif, hadir satu suara yang mengajak kita berhenti sejenak. Bernapas. Lalu, melihat ulang dunia lewat kaca yang lebih jernih dan penuh warna. Suara itu datang dari FRAN, musisi multi-talenta yang baru saja merilis single terbarunya berjudul “Kaleidoskop”.

Lagu ini bukan sekadar komposisi manis dengan nuansa jazz dan soul yang hangat, tapi juga sebuah ajakan untuk menyaring hidup dengan cara baru: melihat sisi baiknya.

“Aku pengin menghadirkan cerita yang bisa mendorong orang untuk terbiasa mencari dan membagikan hal-hal positif,” ujar FRAN, tentang motivasinya menulis lagu ini.

Bukan rahasia lagi, media sosial kerap jadi ruang yang melelahkan secara emosional. Kita terbiasa membaca komentar tajam, berita buruk, hingga perdebatan yang tidak kunjung usai. Dari sanalah FRAN merasa perlu membuat sesuatu. Bukan hanya enak didengar, tapi juga bisa jadi penyejuk hati.

“Single ini tuh terinspirasi dari kebutuhan untuk mengubah cara pandang orang dari hal-hal yang negatif ke cerita-cerita yang membangkitkan semangat,” jelas FRAN.

Dalam proses kreatifnya, FRAN menggandeng Taufan Wirzon sebagai produser dan Vega Antares untuk mixing & mastering. Hasilnya adalah “Kaleidoskop”—lagu ringan namun dalam, yang terdengar seperti pelukan hangat di tengah hari yang berat.

Musik sudah ada dalam hidup FRAN sejak kecil. Ia tumbuh sebagai pianis, lalu mengembangkan diri hingga bisa memainkan gitar, bas, flute, hingga cello. Gaya musiknya pun terpengaruh kuat oleh sang ayah, yang membesarkan Fran dengan musik-musik penuh soul seperti jazz, samba, dan bossa nova.

Tak heran jika “Kaleidoskop” terasa kaya secara musikal—ada nuansa klasik, kontemporer, dan emosional dalam satu kemasan yang menyenangkan. Lagu ini sebelumnya sempat ia bawakan di panggung Java Jazz Festival 2023, bersama dua lagu lainnya.

Sebagai single kedua setelah “Antariksa” yang dirilis pada 2020, “Kaleidoskop” seperti menegaskan posisi FRAN di kancah musik Indonesia: bukan sekadar musisi, tapi juga penyampai pesan. Kali ini, pesannya jelas—kita semua berhak melihat hidup dengan cara yang lebih lembut, lebih cerah, lebih penuh syukur.

“Aku ingin persembahkan lagu ini ke mereka yang tengah berjibaku dengan anxiety, insecure, atau sedang diliputi hal-hal negatif di sekeliling mereka,” ungkap FRAN.

“Semoga lirik dan makna lagu ini bisa bantu kamu untuk mulai melihat segala hal positif dalam hidup,” tutupnya. (min)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *