Dari unggahan iseng menjadi lagu yang menyentuh banyak hati. Itulah awal mula “Pegang Kendali”, single terbaru dari solois muda JESENN. Lagu ini pertama kali muncul dalam bentuk video singkat di TikTok, namun hanya dalam dua hari berhasil ditonton lebih dari 200 ribu kali. Banyak yang merasa relate, banyak pula yang ikut menangis, karena rasanya seperti sedang disadarkan oleh seseorang yang tahu isi kepala kita.
“Waktu itu sebenarnya cuma pengin posting sesuatu yang bisa ngingetin aku untuk lebih sayang sama diri sendiri,” cerita JESENN.
“Ternyata malah viral dan banyak banget yang bilang, ‘aku juga lagi ngerasa gini.’” lanjutnya.
Kini, dengan dorongan dari banyak pendengar dan dukungan Sony Music Indonesia, “Pegang Kendali” resmi dirilis. Di balik kesederhanaan melodinya, lagu ini menyimpan makna yang dalam tentang kehilangan arah, kecewa pada diri sendiri, dan keinginan untuk kembali mengendalikan hidup yang terasa makin asing.
JESENN menulis lagu ini saat hidupnya terasa seperti tanpa kompas. Tidak tahu mau dibawa ke mana, tidak tahu harus menjadi siapa. Kegelisahan itu akhirnya dituangkan ke dalam nada dan lirik yang lahir secara spontan saat ia berbincang dengan sahabat sekaligus kolaborator lamanya, Joel Christian.
“Joel main ke rumah. Terus, dia bilang, kenapa enggak coba tuangkan semua yang kamu rasain jadi lagu aja? Akhirnya dalam waktu satu hari aku bisa bikin vers dan chorus-nya,” kenang JESENN.
Meski lagu ini diciptakan sejak 2023, proses produksinya baru rampung tahun ini setelah JESENN merasa cukup kuat untuk membagikannya. Ia sempat ragu karena merasa lagu ini terlalu personal dan terlalu rentan untuk diperdengarkan ke publik.
“Aku enggak yakin orang akan menerima lagu yang sangat jujur kayak gini. Tapi ternyata sambutannya luar biasa. Banyak banget yang merasa relate, terutama teman-teman Gen Z dan generasi sandwich yang lagi di persimpangan hidup mereka masing-masing,” sambungnya.
Di tengah derasnya ekspektasi, standar sosial, dan tekanan dari orang sekitar, “Pegang Kendali” hadir sebagai pengingat yang lembut tapi tegas: hidup ini milikmu, bukan milik orang lain.
“Aku nulis lagu ini karena selama ini terlalu sering lihat hidupku dari kacamata orang lain. Selalu ingin menyenangkan orang, tapi lupa nanya ke diri sendiri: aku ini sebenarnya mau apa?” kata JESENN.
Lewat aransemen minimalis dari Joel dan sentuhan produksi dari tim A&R Sony Music Indonesia, lagu ini tetap terasa hangat, dekat, dan jujur. Tak butuh banyak efek atau gimmick—cukup suara, lirik, dan hati yang terbuka.
Lebih dari sekadar lagu patah hati atau curhat batin, Pegang Kendali adalah manifesto kecil bagi siapa pun yang sedang kehilangan arah. JESENN ingin mengajak para pendengarnya untuk berani mencoba, meski tahu bisa gagal. Untuk berani berkata tidak, meski dunia meminta sebaliknya. Dan untuk ingat bahwa kita tetap layak dicintai—terutama oleh diri sendiri.
“Kalau suatu saat kamu capek banget dan hidup terasa kayak bukan milikmu lagi, enggak apa-apa kok berhenti sebentar. Kita sendiri yang tahu kapan waktunya istirahat dan kapan waktunya jalan lagi,” tutup JESENN. (min)