Band The Dramma akhirnya melengkapi perjalanan trilogy mereka yang bertajuk “Di Atas Tulisanku”.
Setelah merilis single pertama “Ini Terlalu Indah Untuk Abadi” yang menjadi pembuka manis, band ini kemudian melanjutkan dengan single kedua “Semua Terlihat Di Saat Terlambat”.
Kini, mereka resmi merilis single ketiga sekaligus penutup dari trilogy ini berjudul “Terima Kasih Tuhan Dia Begitu Indah”, yang juga menjadi persembahan terakhir mereka di tahun ini.
Trilogy “Di Atas Tulisanku”: Perjalanan Cinta yang Mendewasakan
Menurut Sanjiesang, vokalis The Dramma, ketiga lagu dalam trilogy ini adalah sebuah kesatuan utuh yang menceritakan perjalanan cinta yang mendewasakan.
“Proses ini mengajarkan kita untuk menerima kenyataan bahwa kita tidak lagi bersama, merajut benang cinta kehidupan. Kita tidak lagi menulis tinta cinta yang nyata, dan hanya bisa melukis lagu untuknya lewat suara yang menjadi nada perih,” ungkap Sanjiesang.
Single-single dalam trilogy “Di Atas Tulisanku” ini tidak hanya karya musik, tetapi juga sebagai visualisasi dari kisah yang ingin mereka sampaikan kepada para pendengar, terutama para Drammatic, sebutan untuk penggemar setia band ini.
Proyek ini sangat spesial, karena The Dramma kali ini menghadirkan sesuatu yang baru untuk para pendengar, dengan melibatkan banyak pihak dalam penggarapannya.

Kolaborasi dengan Banyak Pihak dalam Proyek Trilogy
Proyek trilogy “Di Atas Tulisanku” ini melibatkan sejumlah kolaborator yang berperan penting dalam kesuksesan karya ini. Virgoun bertindak sebagai Music Director, sementara Chalshy menjadi Audio Engineer.
Selain itu, beberapa nama juga terlibat dalam pembuatan video musik, seperti Fiksi Aunurofik, Dery Keyz, dan Totha Sihombing, yang juga menjadi model dalam video musik single ini.
Setelah merilis trilogy ini, para anggota The Dramma merasa sangat puas dengan hasil yang dicapai.
Tidak hanya karena lagu-lagu dalam trilogy ini sesuai dengan ekspektasi, tetapi juga karena mereka berhasil menjawab tantangan dalam bermusik.
“Di Atas Tulisanku” memberi mereka kesempatan untuk memuaskan hasrat, ego, dan emosi dalam bermusik, serta memberikan karya yang mendalam bagi para pendengar.
Karya terbaik dari The Dramma kini sudah tersedia di seluruh platform streaming digital di Indonesia.
Selain itu, video musik untuk single “Terima Kasih Tuhan Dia Begitu Indah” juga telah dirilis di kanal YouTube The Dramma.
Bagi penggemar, merchandise spesial serta e-book yang berisi tulisan-tulisan dari Sanjie juga dapat diperoleh melalui akun media sosial The Dramma.
Dengan dirilisnya trilogy “Di Atas Tulisanku”, The Dramma tidak hanya menyuguhkan karya musik, tetapi juga sebuah perjalanan emosional yang mendalam untuk para pendengar setia mereka.