Berlatar Empat Negara di Eropa, EAR SUN Hadirkan Sisi Humanis Lewat Single “Rapuh”

Setelah viral dengan single “Sudahlah” dan berhasil mencetak angka lebih dari 260 ribu total streams, hari ini (13/9) penyanyi pria EAR SUN kembali dengan merilis lagu “Rapuh” sebagai pengantar menuju debut album “Nyala” yang rencananya akan dirilis Oktober 2024 mendatang. Tak hanya merilis “Rapuh” dalam bentuk lagu, EAR SUN juga merilis music video– nya di saat yang bersamaan demi mendukung “Rapuh” sebagai sebuah karya yang dapat dinikmati Teman EAR SUN (sebutan untuk penggemar EAR SUN) secara utuh. Meski baru dirilis, usut punya usut ternyata “Rapuh” adalah karya lama EAR SUN yang sudah dibuat sedari pasca pandemi, tepatnya pada November 2022. Lagu ini tercipta saat kondisi EAR SUN sedang overthink setelah sekian lama tidak melakukan aktivitas memberikan training.

FYI, selain sebagai penyanyi, EAR SUN -moniker dari pria bernama Muhammad Irsan- ini juga berprofesi sebagai career coach dengan nama Coach Ican. Dalam kondisi sebagai career coach inilah EAR SUN menciptakan “Rapuh” untuk mengekspresikan sisi humanis dalam dirinya.

“Ada kondisi dimana Coach Ican lagi mau mengajar, training secara offline setelah setahun-dua tahun tidak ada training secara offline. Biasanya kan (saat pandemi) lewat webinar. Lalu nggak bisa tidur, kemudian overthink, merasa ragu, apakah bisa nih kembali mengajar. Sederhananya lagi rapuh dan insecure,” cerita EAR SUN panjang lebar. 

“Karena bagaimanapun, sebagai trainer, sebagai pengusaha, saya juga punya rasa insecurity . Karena kan saya juga manusia. Jadi secara lirik di lagu ini memang bener-bener menceritakan sisi saya sebagai manusia,” lanjutnya lagi.

Untuk penulisan lagu, EAR SUN kembali mempercayakan Kinar Sekar untuk berkolaborasi dalam lagu “Rapuh”. Sebagai informasi, Kinar Sekar menjadi tandeman EAR SUN dalam kepenulisan lagu sejak mini album pertama EAR SUN, “Sampai Nanti” rilis 2023 silam.

“Memang saya nyambung dalam mengerjakan lagu dengan Kinar. Bagusnya kami saling melengkapi dalam proses pembuatan lagu. Dimana semua ide lagunya dari saya, lirik saya juga berkontribusi, namun dari segi komposisi musik hingga pemilihan sound dan instrumen yang dipakai itu tetap kami diskusikan,” ungkap pemilik mini album “Urbanisme” ini.

Music Video Di Empat Negara

Di saat hampir bersamaan dengan lagunya rilis, music video “Rapuh” pun dirilis di kanal youtube resmi EAR SUN. Dengan tujuan agar esensi pesan lagu lebih tersampaikan secara utuh, proses pengambilan gambar dilakukan di empat negara, yakni Swiss, Austria, Liechtenstein, dan Italia. Bekerja sama dengan Rumah Produksi Titik Sembilan, diakui EAR SUN juga bukan tanpa sebab. Storytelling yang menjadi andalan konsep tim Titik Sembilan menjadi kuncian yang ingin dicapai EAR SUN agar output music video yang dihasilkan sesuai dengan pesan lagu.

Sebagai contoh, jika dalam video-video terdahulu EAR SUN bekerja sama dengan model video klip lain, maka tidak halnya di MV “Rapuh.” Untuk menegaskan kesan rapuh, Titik Sembilan sengaja mengambil gambar EAR SUN sendirian sejak awal hingga akhir durasi video. “Ditambah lagi tempat-tempat shooting di empat negara tadi jadi bagian dari improvisasi kami apapun kondisinya. Misalnya, saat di Austria, di lokasi sebuah danau bernama Hallstatt tiba-tiba hujan benar-benar turun saat itu. Kok ternyata hujan ini benar-benar mendukung gloomy-nya yang ada di Austria,” ungkap EAR SUN.

Tentang Ear Sun

EAR SUN adalah moniker dari Muhamad Irsan, penyanyi pria Indonesia yang juga merupakan seorang pengusaha dan career coach dengan nama Coach Ican. Ear Sun memulai debutnya di industri musik Indonesia di tahun 2022 dengan merilis mini album “Sampai Nanti” dengan Endah N Rhesa sebagai music producer.

Akhir tahun 2023, EAR SUN kembali mengeluarkan mini album kedua dengan judul “Urbanisme” menggaet Kinar Sekar sebagai music producer yang mengangkat fenomena yang kerap terjadi di kehidupan perkotaan. Di tahun 2024 akan menjadi momentum penting bagi Ear Sun karena sebuah album debut bertajuk “Nyala” akan dirilis pada Oktober 2024 mendatang. (ber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *