James Alyn, yang sebelumnya dikenal sebagai bagian dari duo pop internasional HYBS, kini resmi melangkah sebagai solois dengan merilis album debut bertajuk “2019.” Album ini menjadi karya personal yang merekam perjalanan emosional dan reflektif seorang James Alyn selama masa pandemi, ketika dunia melambat dan kehidupan berubah drastis.
Melalui “2019,” James tidak hanya memperkenalkan diri sebagai penyanyi solo, tetapi juga membuka lembaran baru sebagai penulis lagu yang lebih jujur dan matang. Album ini ditulis dalam periode sunyi dan penuh ketidakpastian, dan setiap lagu di dalamnya seolah menjadi catatan harian—berisi kenangan, kerinduan, serta proses melepaskan masa lalu.
Berisi total 11 lagu, “2019” menyuguhkan pengalaman mendengarkan yang emosional dan menyentuh. Pendengar akan dibawa menyusuri cerita-cerita tentang nostalgia, penyembuhan, dan keberanian untuk memulai kembali. Dari segi musikalitas, James mengeksplorasi warna indie-pop dengan sentuhan minimalis dan atmosferik, sambil tetap menonjolkan kekuatan vokalnya yang lembut namun penuh emosi.
Salah satu sorotan utama album ini adalah single berjudul sama, “2019.” Lagu ini hadir sebagai inti dari seluruh perjalanan cerita di album. Dalam video musiknya, yang direkam hanya dalam satu pengambilan gambar, James tampil polos dan emosional, menyanyikan lirik “Let it go” dengan suara rapuh namun tegas, sebuah ajakan untuk berdamai dengan masa lalu dan melangkah ke depan. Visual yang sederhana namun kuat ini mempertegas bahwa seluruh album adalah ekspresi yang sangat personal.
Meskipun dikenal lewat kesuksesan HYBS, James Alyn berhasil membuktikan dirinya sebagai musisi yang mandiri dan autentik. Identitasnya sebagai seniman terasa semakin kuat lewat karya-karya dalam album ini, yang penuh dengan kedalaman dan kejujuran. Bersama band pengiring yang sudah menemaninya selama lebih dari satu dekade, ia juga menghadirkan pertunjukan live yang intim dan penuh energi, menggabungkan lagu-lagu lamanya dengan materi baru dari “2019.”
Rilis album debut ini menjadi tonggak penting dalam karier James Alyn sebagai solois. Dengan lirik yang mengena dan aransemen yang tenang namun menggetarkan, “2019” bukan sekadar kumpulan lagu, tapi potret emosional dari sebuah fase hidup yang mengubah segalanya.
Album “2019” kini sudah bisa didengarkan di seluruh platform musik digital, dan siap menjadi teman setia bagi siapa pun yang sedang mencari ketenangan, refleksi diri, atau sekadar ingin larut dalam musik yang jujur dan menyentuh. (min)