Trio anthemic-pop asal Jakarta, lightcraft, merilis rilisan terbaru mereka berjudul Give You All. Lagu ini menjadi single kedua mereka di tahun 2025 dan menjadi awal dari fase musikal baru yang akan berpuncak pada perilisan EP di akhir tahun nanti.
Give You All menghadirkan sebuah pengalaman musik yang cinematic, menyayat, sekaligus membangkitkan harapan. Lagu ini bisa dibilang sebagai bentuk cinta yang dilantunkan lewat dentuman drum, desahan gitar, dan produksi pop yang mengalir deras seperti adegan film yang membawa pendengarnya larut dalam dunia yang dibangun oleh lightcraft.
Secara tematik, Give You All mengangkat keberanian mencintai sepenuh hati walaupun hati sudah pernah hancur. Lagu ini bukan tentang cinta yang sempurna, tapi tentang tetap membuka diri dan memberikan segalanya ketika kesempatan itu datang lagi.
Melalui lirik yang jujur dan vokal penuh perasaan dari Imam Surataruna, lagu ini terasa seperti pengakuan tanpa topeng—tentang betapa cinta bisa membuat kita terlihat sembrono, tapi juga kuat dalam waktu yang bersamaan.
“Aku sering banget nulis dari pengalaman pribadi, dan biasanya aku langsung terjun aja. Cinta itu semacam energi yang nyeret aku untuk terus bergerak. Lagu ini adalah bentuk paling jujur dari perasaan itu,” ujar Imam.
Secara sonik, Give You All merupakan pertemuan antara gaya pop klasik dan pendekatan produksi modern khas lightcraft. Terinspirasi dari nama-nama legendaris seperti Jon Secada dan Rick Astley, lagu ini tetap terasa segar dengan cita rasa kekinian.
Gitar yang dinamis, rhythm section yang menggelegar, dan lapisan synth yang menghanyutkan membuat lagu ini terasa penuh emosi, tetapi tetap mengundang untuk didengarkan berulang kali.
“Kami ingin nuansa 80-an dan 90-an tetap terasa, tapi dengan produksi yang cocok buat hari ini,” ungkap gitaris Fari Febrian.
Proses produksinya sendiri ditangani oleh John Mullane—vokalis dan gitaris dari band asal Kanada, In-Flight Safety—yang kini dikenal sebagai produser dengan nama Future Dad. Kolaborasi ini bukan hal biasa bagi lightcraft.
Mereka mengagumi karya-karya Mullane sejak masa kuliah, dan pertemuan pertama mereka di ajang Canadian Music Week 2015 menjadi titik awal hubungan yang akhirnya menghasilkan kolaborasi impian ini.
Video musik Give You All memperkuat isi lagu dengan visual yang penuh makna. Dibintangi oleh Syifa Mahala, video ini sepenuhnya digarap di Soundhead Studio oleh sutradara lama lightcraft, Reksa Fajar.
Tanpa narasi eksplisit, video ini mengandalkan ekspresi wajah, pencahayaan lembut, dan gerak tubuh yang reflektif untuk mengekspresikan rindu, trauma, dan asa.
Syifa tampil menggetarkan dalam adegan-adegan sunyi yang terasa penuh makna. Setiap shot menggambarkan kompleksitas emosi tanpa harus berkata-kata.
Sementara itu, artwork resmi dari lagu ini difoto oleh Glendy Elbricts dari Ruang Creative, yang juga menangani berbagai visual terbaru lightcraft. Sentuhan sinematik Glendy membuat Give You All terasa seperti bagian dari narasi yang lebih besar: tentang cinta, kehilangan, dan keberanian untuk kembali percaya.
Walau tahun depan lightcraft akan genap berusia dua dekade, band ini terus menunjukkan semangat eksploratif yang tidak pernah padam.
Give You All adalah bukti bahwa mereka masih tumbuh, masih berubah, dan terus menyelami spektrum emosi manusia dengan cara yang jujur dan menyentuh. (min)