Idependent, platform musik agregator terbaru di Indonesia yang berkomitmen untuk mendukung musisi indie dalam berkarya secara mandiri, resmi meluncurkan layanannya dengan menggandeng musisi Raim Laode sebagai artis pertama. Kolaborasi ini ditandai dengan showcase peluncuran single terbaru Raim berjudul “Abangku”, yang juga sekaligus menandai debut Idependent di dunia musik Indonesia.
Showcase ini menjadi tonggak penting dalam karir Raim Laode, salah satu musisi yang konsisten memperjuangkan suara-suara otentik melalui musiknya. Dengan “Abangku”, Raim tidak hanya merilis sebuah karya baru, tetapi juga menyampaikan pesan kuat tentang semangat independen dan kebersamaan dalam berkarya, selaras dengan visi Idependent.
“Saya sangat bersemangat menjadi bagian dari Idependent, yang memberikan ruang bagi musisi Hidup ber-independent itu bukan berarti seluruhnya dirimu, tapi rela ikhlas berkolaborasi tetapi kamu ambil kendali terhadap karyamu” ujar Raim Laode.
Peluncuran Idependent hadir sebagai agregator musik yang menawarkan solusi bagi para musisi indie di Indonesia untuk memiliki kendali penuh atas karya mereka. Platform ini dirancang untuk memberikan kebebasan kepada musisi dalam memilih, mengelola, dan mendistribusikan musik mereka ke berbagai platform digital, sekaligus memaksimalkan jangkauan dan potensi melalui layanan promosi dan publikasi yang terintegrasi. Seluruh layanan bisa dipilih dan dirangkai sesuai kebutuhan dengan konsep Agregator Musik D-I-Y.
Dengan prinsip independent, inclusive, dan collective, idependent berupaya membangun ekosistem musik yang memungkinkan para musisi untuk berkembang dengan lebih otonom dan berdaya, tanpa kehilangan dukungan dan kolaborasi dari komunitas. Idependent membuka pintu bagi para musisi yang ingin memaksimalkan potensi digital mereka, seperti yang dilakukan Raim Laode dengan single terbarunya.
Single “Abangku” telah resmi dirilis di berbagai platform musik digital dan mendapatkan sambutan hangat dari penonton showcase yang digelar di Krapela, dimana Idependent turut mendukung penuh acara ini sebagai bagian dari peluncuran resminya. Dengan hadirnya Raim Laode sebagai pionir, Idependent berharap dapat menarik lebih banyak musisi indie Indonesia yang ingin meniti karir dengan lebih mandiri
Cerita di Balik Lagu “Abangku”
Setelah ayah mereka meninggal, Raim dan Boy semakin dekat. Kehilangan tersebut mempererat silaturahmi dan hubungan emosional di antara keduanya. Lagu ini menjadi ungkapan terima kasih Raim kepada kakaknya, yang selalu hadir dalam perjalanan hidup dan karirnya sejak kecil hingga sekarang.
“Abangku” juga merupakan hadiah dari Raim untuk Boy sebagai bentuk dukungan dan cinta saat menyambut kelahiran anak pertamanya. Lagu ini diciptakan untuk menenangkan masa penantian mereka dan sekaligus merayakan kehadiran anggota baru dalam keluarga.
Pesan dan Harapan untuk Lagu Ini
Melalui “Abangku”, Raim Laode ingin menyampaikan pesan bahwa kasih sayang kepada orang-orang terdekat, terutama kakak atau adik, seharusnya diungkapkan sekarang, tidak perlu menunggu hingga terlambat. Penyesalan terbesar Raim adalah hanya bisa mengucapkan rasa rindunya kepada ayahnya melalui doa, bukan saat ayahnya masih hidup. Lagu ini diharapkan menjadi soundtrack bagi hubungan kakak-adik yang kaku, yang mungkin saling sayang tetapi tidak begitu vokal dalam mengungkapkannya. “Abangku” adalah refleksi dari hubungan seperti itu—sunyi, namun penuh makna dan cinta. (ber)