Malang, kota dengan sejarah musik yang kaya, terus melahirkan generasi baru yang memberi warna pada scene musik alternatif dan underground.
Aktivitas komunitas musik dan kolektif di Malang kini semakin memunculkan band-band baru yang sukses menarik perhatian, terutama di kalangan anak muda yang mencari musik yang lebih unik dan berbeda.
Berikut adalah 5 band dari Malang yang sedang populer dan digandrungi anak muda:
1. Girl and Her Badmood (GAHBM) – Band Pop Alternatif dengan Sentuhan Dreampop

Formasi band ini terdiri dari Jane Maura (vokal dan bass), Bima Geraldi (vokal dan gitar), Daffa Hanafi (gitar), Handy Wandawa (keyboard), dan Danang Seloaji (drum).
Sejak terbentuk pada 2018, GAHBM telah menciptakan genre pop alternatif dengan sentuhan dreampop yang memikat banyak pendengar muda. Lagu-lagu mereka seperti “Bye Your Side,” “Daydreaming,” dan “Fallingout” berhasil menciptakan atmosfer melankolis yang disukai banyak orang.
Selain itu , GAHBM juga memberi kado istimewa ke penggemarnya berupa maxi single terbaru mereka, yaitu “Chani, I Believe,” dan “Pop Song,” yang menambah kesolidan mereka menjadi band yang sering dibicarakan di skena musik Malang.
2. Beeswax – Hardcore Emo yang Penuh Emosi

Beeswax dikenal dengan musik hardcore dan emo yang penuh emosi. Mereka menggabungkan elemen post-hardcore dengan midwest emo, menghasilkan suara yang segar dan emosional.
Band ini telah menarik perhatian anak muda di Malang dengan komposisi musik cerdas dan lirik yang introspektif.
Secara keseluruhan, Beeswax terus berkembang dan menjadi favorit di skena musik Malang, dengan banyak penggemar yang menyukai kedalaman dan keaslian karya mereka.
3. Dazzle – Thrash Metal dan Hardcore Punk yang Menggebrak

Dazzle, band crossover thrash metal dan hardcore punk yang terbentuk pada 2021, telah mencuri perhatian banyak orang di Malang.
Dengan EP mereka yang berjudul “Vanity and Void” dan lagu-lagu seperti “Revenge Is Mine” dan “Magic and Mystery,” Dazzle membawa intensitas thrash metal yang dipadukan dengan energi hardcore.
Dazzle sendiri juga sempat melakukan tur di Malaysia dan Singapura pada SEA Tour 2023, dan semakin dikenal di tingkat internasional.
Ini menjadi simbol kebangkitan musik keras di Malang yang tak boleh dilewatkan oleh para penggemar musik metal dan hardcore.
4. re:NAN – Trio Post-Punk dengan Sentuhan Modern

re:NAN adalah band post-punk dan new wave dari Malang yang sukses menarik perhatian skena musik indie dan alternatif.
Trio ini dikenal dengan pendekatan musik yang eksploratif, menciptakan lagu-lagu enerjik seperti “Leave,” yang menggambarkan kecintaan mereka pada musik 1980-an dengan sentuhan modern.
Tak hanya itu, re:NAN juga dikenal karena pendekatan DIY dalam pembuatan musik, yang membuat karya mereka terasa autentik dan lebih dekat dengan para pendengarnya.
5. Enamore – Emo yang Deep dan Menggugah Hati

Enamore, band emo asal Batu, Jawa Timur, berhasil mencuri hati para pendengarnya dengan lirik-lirik yang menyentuh tentang cinta, kehilangan, dan perjuangan hidup.
Sebagai informasi, personil Enamore terdiri dari Ezra Nugraha (drum), Caesar Nicko (gitar), Shafa Ashfiani (vokal), Vikri (bass), dan Gigih Yanuar (gitar).
Enamore semakin populer di skena musik Malang, menciptakan komunitas penggemar yang solid.
Album mini mereka, “Such is Life,” menunjukkan kemampuan mereka dalam menciptakan musik emo yang berkualitas dan penuh perasaan. (ber)