Band rock alternatif asal Bandung, For Revenge, yang dikenal dengan musik penuh emosi dan “keras”, mengejutkan penggemarnya dengan merilis versi akustik dari salah satu single terkenalnya, “Sadrah”.
Ide untuk membuat versi akustik dari “Sadrah” muncul dari For Revenge sendiri setelah diskusi bersama pihak label, Sony Music Entertainment Indonesia (SMEI). Setelah mendapat persetujuan dari label, band ini memulai proses pengerjaan yang memakan waktu sekitar satu bulan, mulai dari konsep hingga rekaman. Tujuan mereka adalah untuk menunjukkan sisi lembut dari musik mereka yang selama ini identik dengan energi keras dan penuh emosi.
Dengan pengaturan musik yang lebih tenang dan cara bernyanyi yang lebih lembut dari Moch Boniex, vokalis For Revenge, mereka berhasil menghasilkan versi akustik yang tetap mempertahankan esensi lagu.
Kolaborasi For Revenge dengan Meiska
Menariknya, For Revenge tidak hanya mengubah “Sadrah”, tetapi juga dua single lainnya, yaitu “Penyangkalan” dan “Semula”, menjadi versi akustik.
Untuk “Sadrah”, For Revenge berkolaborasi dengan Meiska, yang sebelumnya telah bekerja sama dalam sebuah acara, mendapatkan respons positif dari penggemar.
Sementara untuk “Semula”, mereka berkolaborasi dengan More on Mumbles yang dipilih setelah Boniex terkesan dengan karakter suara Lintang, vokalis dari band tersebut.
For Revenge berharap bahwa “Sadrah – Acoustic” dapat memperkenalkan sisi lain dari musik mereka, khususnya bagi para penggemar musik akustik yang sebelumnya mungkin belum familiar dengan karya-karya band ini.
Jika respons terhadap versi akustik ini positif, bukan tidak mungkin mereka akan merilis lebih banyak single akustik di masa mendatang. (ber)