Tidak butuh waktu lama bagi Meiska untuk kembali menyapa pendengarnya. Setelah merilis “Datang Tepat Waktu” pada Juni lalu, penyanyi asal Denpasar itu kini hadir lewat single terbaru berjudul “Berat Rasanya”.
Lagu yang ia tulis sendiri pada April ini kemudian direkam pada Juni, sekitar dua minggu setelah proses rekaman lagu sebelumnya. Setelah melalui tahapan mixing dan mastering, “Berat Rasanya” resmi dirilis pada September 2025.
Menurut Meiska, proses pengerjaan lagu ini berlangsung dalam tempo yang ideal—tidak terburu-buru, namun juga tidak terlalu lama—sehingga hasil akhirnya terasa matang.
Lagu ini menggambarkan kisah hubungan yang terpaksa berakhir karena perubahan sikap dari pasangan.
“Kisahnya tentang seseorang yang pasangannya terlihat sudah tidak tertarik lagi. Akhirnya orang ini memutuskan untuk berpisah saja karena merasa hubungan ini belum dewasa dan tidak bisa dilanjutkan ke arah yang lebih serius,” ungkap Meiska.
Inspirasi lagu tersebut datang saat ia tengah merasa hampa dan merenung tentang perpisahan yang terjadi dengan baik-baik. Bagi Meiska, tema seperti ini terasa dekat dengan kesehariannya, bahkan mungkin pernah dialami sendiri.
Eksperimen Nuansa Band dalam Lagu Patah Hati
Menariknya, meski masih bertemakan patah hati, “Berat Rasanya” hadir dengan warna baru lewat sentuhan band yang lebih tegas.
“Kalau di lagu-lagu galauku sebelumnya lebih mellow, kali ini aku coba bawa nuansa band supaya lebih dinamis dan bisa dinyanyikan bareng penonton. Kalau diibaratkan, mungkin seperti lagu-lagu Taylor Swift yang punya nuansa nge-band. Untuk musisi lokal, bisa dibilang sedikit mengingatkan pada Geisha,” jelasnya.
Meiska juga sempat menghadapi tantangan saat menyelesaikan penulisan lirik karena sempat kehilangan ide di tengah proses. Namun dengan bantuan tim Sony Music Indonesia, lagu ini akhirnya rampung dan siap dirilis.
Ia berharap, single ini bisa menjadi teman bagi para pendengarnya di momen-momen galau, sekaligus memperkuat identitas musikalnya.
“Aku tidak khawatir dibilang cuma bisa bikin lagu patah hati, karena itu sudah jadi DNA-ku sebagai musisi. Justru di situlah orang akan menemukan seorang Meiska,” tutupnya.